Sejarah PHP

Pada bulan Agustus-September 1994 Rasmus Lerdorf,seorang Programmer Unix dan Perl saat sedang mencari pekerjaan.Ia menaruh resume di Web,dan membuat script makro Perl CGI untuk mengetahui siapa saja yang melihat resumenya.Script ini bekerja dengan cara membaca sebuah file berekstensi HTML berisi tag,mengganti tag-tag tersebut melalui regex,lalu mencetak hasilnya kembali.Tag ini berupa tanda # yang ditaruh di awal baris,di bagian bawah halaman,dan menandai intruksi untuk melakukan log dan mengirimi Rasmus E-Mail manakala halaman yang bersangkutan di akses.

Awal tahun 1995- PHP 1 (Personal Home Page Tools), Rasmus pada saat ini berkerja sebagai IT Consultant untuk mengembangkan system Dial Up di Universitas Toronto,Kanada. Rasmus , sebagai konsultan,mengajari belasan programmer pemula untuk menggunakan PHP. Ia memilih PHP karena lebih mudah diajarkan daripada Perl. PHP akhirnya dipakai untuk membuat interface grafik berbasis WEB.

Rasmus menulis ulang PHP dalam C untuk meningkatkan kecepatannya. Saat itu PHP 1 amat sederhana : berbasis makro, pasernya bekerja per baris, dan hanya mengenal 10 buah fungsi. Kebutuhan proyek di Toronto, Rasmus juga mengembangkan Form Interpretor, tools untuk menanamkan SQL dalam halamwan WEB dan untuk memproses masukan dari Form HTML.

Pada bulan September – Oktober 1995, kode PHP daerah FI ditulis ulang dan digabungkan menjadi PHP/FI. Generasi kode berikutnya adalah PHP/FI versi 2.0 setengah tahun lebih kemudian, namun di akhir 1995 untuk pertama kalinya dirilis bagi public secara gratis. Rasmus memilih untuk membagikan kode ini karena percaya,jika bermanfaat bagi dirinya,lali bagi orang lain, pada akhirnya akan membawa manfaat kembali pada dirinya.

Kemudian pada bulan April 1996 Rasmus menulis mod_php, modul untuk memproses script PHP langsung dari APACHE. Pada saat ini belum ada mod_perl, Embperl, maupun rilis HTML, sehingga praktis mod_php menjadi salah satu pilihan utama bahasa scripting embedded di APACHE.

Desember 1996 PHP/FI untuk pertama kalinya mendukung MySQL. Database pertama yang didukung adalah mSQL. PHP versi 2.0 ini juga sudah mulai mendukung Windows 32 Bit (95/NT). PHP/FI dipakai di 15.000 situs di Dunia.

Pada awal tahun 1998 dukungan MySQL untuk Windows hingga saat ini, PHP telah mendukung lebih dari 7 DATABASE : mSQL, MySQL, Sybase PostgreSQL, SQL Server, Adabas, dan Oracle.

Pada tanggal 6 Juni 1998 versi final PHP 3.0 dirilis setelah 7 tahun BETA. PHP3 (Proffesional Home Page), berbasis parser baru, memiliki kinerja yang lebih tinggi, berkemampuan OOP (Object Oriented Programming), syntax highlighting, array multidimensi, dan dapat diperluas melalui mekanisme extension. Dukungan database dan fiturnya pun jauh bertambah banyak. Secara umum, sebuah peningkatan drastic dari PHP/FI yang lebih merupakan proyek pribadi Rasmus. PHP 3 adalah hasil kontribusi banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Kepanjangan PHP diubah dari PERSONAL menjadi PROFFESIONAL HOME PAGE.

Pada akhir tahun 1998, PHP/FI mulai disertakan di Red Hat Linux 6.0 (PHP3 sejak Red Hat 6.2 dan PHP4 sejak 7.0).

Zend Technologies, Ltd didirikan oleh Zeev dan Andi (Zend merupakan gabungan dari kedua pendirinya tersebut) dengan aliran dana dari Shimon Eckhouse dan Moshe Mizrachi.

Di bulan Februari 2000, Walden Israel Venture menanamkan modal $2,5 juta di Zend, dengan valuasi perusahaan pada saat itu sebesar $13 juta.

Pada tanggal 22 Mei 2000, setelah setahun lebih dalam masa pematangan, versi Final PHP4 akhirnya dirilis oleh Zeev Suraski. PHP4 adalah sebuah penulisan ulang bahasa dan implementasi PHP.

Pada tanggal 23-27 juli 2001 diadakan konferensi Internasional resmi PHP pertama yang diselenggarakan oleh O’reilly di San Diego,California.

PHP adalah salah satu bahasa Server –Side yang didesain khusu untuk aplikasi WEB. PHP dapat disisipkan diantara bahasa HTML dan karena Server Side, maka bahasa PHP akan di eksekusi di server, sehingga yang dikirimkan ke browser adalah “Hasil Jadi” dalam bentuk HTML, dan kode PHP anda tidak akan terlihat.

PHP termasuk dalam Open Source. Jadi anda dapat merubah source code dan mendistribusikannya secara gratis.

Adapun kelebihan PHP yaitu :
• PHP mudah dibuat dan akses kecepatan tinggi.
• PHP dapat bekerja dalam Web Server yang berbeda dan dalam Sistem Operasi yang berbeda pula. PHP dapat berjalan di system operasi UNIX,Windows, dan Mac.
• PHP dapat disebarkan secara gratis.
• PHP juga dapat berjalan pada Web Server Microsoft Personal Web Server,Apache,dll.
• PHP adalah termasuk bahasa yang embedded(bias diletkaan di file HTML).
• PHP termasuk Server-Side Programming.

%d blogger menyukai ini: